Brimob Madura : Pembacaan 10 Butir Komitmen Polri
PEMBACAAN 10 BUTIR KOMITMEN BERSAMA OLEH SUBDEN
Pamekasan, 6 Pebruari 2012. Pembacaan 10 komitmen Polri yang di kumandangkan serentak di jajaran Kepolisian Republik Indonesia diselenggarakan pada hari senin tanggal 6 Pebruari 2012 pukul 10.00 waktu setempat.
Pembacaan ini bersifat wajib untuk dilaksanakan pada jajaran Kepolisian Republik Indonesia tanpa terkecuali. 10 butir komitmen Polri tersebut adalah hasil kesepakatan bersama rapim Polri yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2012 di Gedung PTIK-Jakarta tentang pelayanan prima Polri yang anti KKN dan anti kekerasan.
10 butir komitmen Polri ini merupakan asaz maupun dasar bagi seluruh anggota Polri untuk di pahami dan di pedomani dalam pelaksanaan tugas sehari – hari agar tidak menyimpang dari norma hukum yang berlaku juga merupakan pedoman kerja agar tidak salah melangkah dan tetap disegani oleh masyarakat.
Pengikraran 10 komitmen Polri yang dilakukan oleh Subden 3 Den A Pelopor di laksanakan di dua tempat yaitu pembacaan 10 komitmen Polri di Mapolsek kota Sampang yang dibacakan langsung oleh Kasubden 3 Den A Pelopor AKP M. Syaiful Anam, karena 75 personil Dpp Kasubden 3 Den A Pelopor melaksanakan BKO Polres Sampang yang dilaksanakan hampir sebulan lebih lamanya.
Namun semangat pembacaan 10 komitmen Polri yang dilakukan oleh anggota Subden 3 Den A Pelopor yang melaksanakan BKO tidak pudar. Adapun pelaksanaan pembacaaan 10 butir komitmen Polri juga dilaksanakan di mako Subden 3 Den A Pelopor yang di ikrarkan langsung oleh Wakasubden 3 Den A Pelopor Iptu Didik Sulistyo, S.H. . dan di ikuti oleh sisa anggota yang tidak terlibat dalam BKO Polres Sampang.seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
10 Butir komitmen Polri yang dibacakan secara serentak di seluruh jajaran Kepolisian Indonesia adalah sebagai berikut :
-
Dengan penuh kesadaran dan kesungguhan hari, melaksanakan tugas kepolisian yang anti KKN dan anti kekerasan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia
-
Menampilkan kepemimpinan polri yang bertanggungjawab dengan penuh keteladanan, menjamin kualitas kinerja anggota dan institusi, menjadi konsultan yang solutif bagi bawahan dan masyarakat.
-
Selalu berada di depan dalam melaksanakan pemolisian preemtid, preventif, dan penegakan hukum yang bertanggung jawab, serta mengendalikan anggota untuk tidak melakukan kekerasan.
-
Mengakomodasi hak dan kewajiban bawahan, untuk berani menyampaikan penolakan terhadap perintah atasan yang bertentangan dengan norma dan ketentuan yang berlaku.
-
Dalam mengimplementasikan transparasi dan akuntanbilitas, selalu melibatkan peran pengawas eksternal independen sebagai konsultan maupun pengawas yang independen
-
Melaksanakan pemolisian dengan mengedepankan peran, tugas, kewajiban, dan tanggungjawab daripada status, hak dan kewenangan serta menghindari kepentingan pribadi
-
Melaksanakan standar pelayanan prima dan mengakomodasi semua komplain masyarakat mulai dari satuan polri terdepan secara berjenjang dan seketika
-
Mengedepankan polsek sebagai satuan pelayanan terdepan yang kuat dengan memberikan dukungan penuh kepada kepala kesayuan berupa personel, sarana prasarana dan anggaran
-
Mewujudkan transparasi dan akuntanbilitas, solidaritas kesatuan, menghilangkan arogansi dan hak prerogratif, mengakomodasi keluhan, tuntutan serta penolakan bawahan dengan penuh empati
-
Mengoptimalkan strategi pemolisian komunitas, dalam upaya penyelesaian masalah sosial dalam masyarakat dengan menggunakan pendekatan social justice, yang didukung legitimasi.
( Tekkom. Subden 3 Den A Pelopor )

